Hosting Gratis: Netlify vs GitHub Pages vs Vercel
Memilih hosting gratis untuk project static atau JAMstack sekarang lebih mudah dengan tiga provider dominan: Netlify, GitHub Pages, dan Vercel. Ketiganya menawarkan tier gratuit, tapi dengan karakter berbeda.
Artikel ini membandingkan ketiga provider tersebut secara jujur — tanpa klaim “terbaik”. Tujuannya帮助下 kamu menemukan yang paling cocok untuk project kamu.
Daftar Hosting yang Dibandingkan
- Netlify
- GitHub Pages
- Vercel
Tabel Perbandingan Singkat
| Provider | Harga Gratis | Storage | Bandwidth | SSL Otomatis | Custom Domain | CI/CD |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Netlify | ✅ | 100 GB | 100 GB/bulan | ✅ | ✅ | ✅ |
| GitHub Pages | ✅ | 1 GB | 100 GB/bulan | ⚠️ manual | ✅ | ⚠️ manual |
| Vercel | ✅ | Unlimited | Unlimited | ✅ | ✅ | ✅ |
⚠️ Ketiga provider memiliki batasan penggunaan untuk tier gratis. Jika project kamu butuh resource besar, perlu upgrade ke plan berbayar.
Detail Masing-Masing Provider
1. Netlify
Harga: Gratis (plan open source tersedia)
- Storage 100 GB
- Bandwidth 100 GB/bulan
- SSL otomatis (Let’s Encrypt)
- Custom domain gratis
- Continuous deployment dari Git
- Form handling gratis (sampai 100 submissions/bln)
- Identity (user management) gratis
- Support: Community forum & email
Keterbatasan: Bandwidth 100 GB/month cukup untuk project kecil-sedang. Untuk traffic tinggi perlu upgrade. Form handling terbatas 100 submissions — lebih dari itu perlu paid plan.
Cocok untuk: Static site, JAMstack, project yang butuh form handling tanpa backend sendiri, atau yang menggunakan Netlify CMS/Decap CMS.
2. GitHub Pages
Harga: Gratis (semua GitHub user/organization dapat 1 site per account)
- Storage 1 GB (soft limit)
- Bandwidth 100 GB/bulan (soft limit)
- SSL otomatis via Let’s Encrypt (tapi perlu enable manual kadang)
- Custom domain gratis
- CI/CD via GitHub Actions (konfigurasi manual diperlukan)
- Integrasi langsung dengan repositori GitHub
- Support: Community support
Keterbatasan: Hanya support static files (HTML/CSS/JS). Tidak ada server-side processing. Build process perlu configure manual via Actions. Hanya 1 site per account (belum termasuk branch untuk preview).
Cocok untuk: Dokumentasi project open source, portfolio developer, atau site yang sudah sangat simpel dan tidak butuh fitur khusus.
3. Vercel
Harga: Gratis (plan hobby)
- Storage unlimited
- Bandwidth unlimited (dengan fair usage)
- SSL otomatis (termasuk custom domain)
- Custom domain gratis
- CI/CD otomatis dari Git
- Preview deployments untuk setiap PR
- Edge functions (limit 12MB per function)
- Support: Community forum & email
Keterbatasan: Untuk use advanced features (Analytics, ISR) perlu paid plan. Edge functions terbatas. Tidak ada form handling bawaan — perlu integration pihak ketiga.
Cocok untuk: Next.js project (karena Vercel created by Next.js creators), JAMstack, atau yang butuh unlimited bandwidth untuk traffic tidak terduga.
Rekomendasi Berdasar Kebutuhan
| Kebutuhan | Rekomendasi | Alasan |
|---|---|---|
| Next.js framework | Vercel | native support, optimisasi otomatis |
| Static site dengan form | Netlify | form handling built-in, setup paling mudah |
| Portfolio developer | GitHub Pages | langsung dari repo, paling simpel |
| Traffic tidak stabil | Vercel | unlimited bandwidth |
| Budget Rp 0 mutlak | GitHub Pages | benar-benar gratis tanpa batas |
| Mau migrrasi dari WordPress | Netlify | punya plugin dan docs yang banyak |
| Tim developer kecil | Vercel | preview deployments memudahkan review |
Pertimbangan Tambahan
Build time limits — Netlify dan Vercel punya limit waktu build yang berbeda. Untuk project dengan build yang lama (misalnya Next.js dengan banyak pages), perlu cek apakah tetap dalam limit.
Custom domain SSL — Semua provider support SSL gratis, tapi cara konfigurasinya berbeda. Netlify dan Vercel lebih otomatis, GitHub Pages perlu sedikit konfigurasi manual.
Preview deployments — Vercel dan Netlify otomatis membuat preview site untuk setiap pull request. Ini sangat berguna untuk tim yang melakukan code review.
Cara Memilih
- Tentukan framework yang digunakan — Next.js → Vercel, yang lain → Netlify
- Apakah butuh form handling? — Ya → Netlify
- Berapa besar traffic yang diharapkan? — Tidak tahu/rentan naik turun → Vercel
- Seberapa teknis tim kamu? — Pemula → Netlify, advanced → semua bisa
Kesimpulan
Tidak ada hosting gratis yang sempurna untuk semua kebutuhan. Netlify menang di fitur-fitur tambahan (form, identity), Vercel di unlimited bandwidth dan Next.js integration, dan GitHub Pages di kesederhanaan untuk project paling simpel.
Pilihan terbaik bergantung pada framework yang kamu gunakan, besar traffic yang diharapkan, dan fitur khusus yang dibutuhkan. Mulai dari yang paling sesuai dengan kebutuhan saat ini.