Affiliate

Hosting Gratis: Netlify vs GitHub Pages vs Vercel

Perbandingan hosting gratis dari Netlify, GitHub Pages, dan Vercel. Mana yang paling cocok untuk project kamu?

AI Content Hub · 19 April 2026

Hosting Gratis: Netlify vs GitHub Pages vs Vercel

Memilih hosting gratis untuk project static atau JAMstack sekarang lebih mudah dengan tiga provider dominan: Netlify, GitHub Pages, dan Vercel. Ketiganya menawarkan tier gratuit, tapi dengan karakter berbeda.

Artikel ini membandingkan ketiga provider tersebut secara jujur — tanpa klaim “terbaik”. Tujuannya帮助下 kamu menemukan yang paling cocok untuk project kamu.

Daftar Hosting yang Dibandingkan

  1. Netlify
  2. GitHub Pages
  3. Vercel

Tabel Perbandingan Singkat

ProviderHarga GratisStorageBandwidthSSL OtomatisCustom DomainCI/CD
Netlify100 GB100 GB/bulan
GitHub Pages1 GB100 GB/bulan⚠️ manual⚠️ manual
VercelUnlimitedUnlimited

⚠️ Ketiga provider memiliki batasan penggunaan untuk tier gratis. Jika project kamu butuh resource besar, perlu upgrade ke plan berbayar.

Detail Masing-Masing Provider

1. Netlify

Harga: Gratis (plan open source tersedia)

Keterbatasan: Bandwidth 100 GB/month cukup untuk project kecil-sedang. Untuk traffic tinggi perlu upgrade. Form handling terbatas 100 submissions — lebih dari itu perlu paid plan.

Cocok untuk: Static site, JAMstack, project yang butuh form handling tanpa backend sendiri, atau yang menggunakan Netlify CMS/Decap CMS.

🔗 Daftar Netlify


2. GitHub Pages

Harga: Gratis (semua GitHub user/organization dapat 1 site per account)

Keterbatasan: Hanya support static files (HTML/CSS/JS). Tidak ada server-side processing. Build process perlu configure manual via Actions. Hanya 1 site per account (belum termasuk branch untuk preview).

Cocok untuk: Dokumentasi project open source, portfolio developer, atau site yang sudah sangat simpel dan tidak butuh fitur khusus.

🔗 Cek GitHub Pages


3. Vercel

Harga: Gratis (plan hobby)

Keterbatasan: Untuk use advanced features (Analytics, ISR) perlu paid plan. Edge functions terbatas. Tidak ada form handling bawaan — perlu integration pihak ketiga.

Cocok untuk: Next.js project (karena Vercel created by Next.js creators), JAMstack, atau yang butuh unlimited bandwidth untuk traffic tidak terduga.

🔗 Daftar Vercel


Rekomendasi Berdasar Kebutuhan

KebutuhanRekomendasiAlasan
Next.js frameworkVercelnative support, optimisasi otomatis
Static site dengan formNetlifyform handling built-in, setup paling mudah
Portfolio developerGitHub Pageslangsung dari repo, paling simpel
Traffic tidak stabilVercelunlimited bandwidth
Budget Rp 0 mutlakGitHub Pagesbenar-benar gratis tanpa batas
Mau migrrasi dari WordPressNetlifypunya plugin dan docs yang banyak
Tim developer kecilVercelpreview deployments memudahkan review

Pertimbangan Tambahan

Build time limits — Netlify dan Vercel punya limit waktu build yang berbeda. Untuk project dengan build yang lama (misalnya Next.js dengan banyak pages), perlu cek apakah tetap dalam limit.

Custom domain SSL — Semua provider support SSL gratis, tapi cara konfigurasinya berbeda. Netlify dan Vercel lebih otomatis, GitHub Pages perlu sedikit konfigurasi manual.

Preview deployments — Vercel dan Netlify otomatis membuat preview site untuk setiap pull request. Ini sangat berguna untuk tim yang melakukan code review.

Cara Memilih

  1. Tentukan framework yang digunakan — Next.js → Vercel, yang lain → Netlify
  2. Apakah butuh form handling? — Ya → Netlify
  3. Berapa besar traffic yang diharapkan? — Tidak tahu/rentan naik turun → Vercel
  4. Seberapa teknis tim kamu? — Pemula → Netlify, advanced → semua bisa

Kesimpulan

Tidak ada hosting gratis yang sempurna untuk semua kebutuhan. Netlify menang di fitur-fitur tambahan (form, identity), Vercel di unlimited bandwidth dan Next.js integration, dan GitHub Pages di kesederhanaan untuk project paling simpel.

Pilihan terbaik bergantung pada framework yang kamu gunakan, besar traffic yang diharapkan, dan fitur khusus yang dibutuhkan. Mulai dari yang paling sesuai dengan kebutuhan saat ini.